Categories
News

Optimalkan Resapan

MusiM hujaN perlahan berlalu, digantikan dengan musim kemarau. Bagi pemilik rumah yang sempat mengalami kebanjiran, datangnya musim kemarau berarti tak ada lagi rasa was-was saat hujan turun. Namun bagi sebagian orang lainnya, datangnya musim kemarau justru memunculkan keresahan yang berbeda. rendahnya curah hujan akan mengakibatkan jumlah air tanah sulit bertambah.

Padahal, banyak dari kita yang setiap harinya sangat mengandalkan cadangan air tanah untuk kebutuhan sehari-hari. air yang melimpah ruah di musim hujan, begitu kontras dengan air yang sangat terbatas di musim kemarau. Tentu akan jauh lebih baik seandainya limpahan air di musim hujan dapat kita manfaatkan untuk menghadapi kemarau berkepanjangan. Memanfaatkan limpahan air hujan dapat dilakukan dengan menyediakan area resapan di rumah. Pada area tersebut, permukaan tanah tidak boleh tertutup material penghalang apapun sehingga air dapat terserap dengan baik ke dalam tanah. untuk mengoptimalkan fungsi area resapan di pekarang rumah, berikut ini beberapa cara yang bisa anda terapkan di halaman rumah.

Baca Juga : Jual Genset Jakarta

Cara kerja sumur resapan

• air hujan dari atap rumah dialirkan ke talang air.

• Talang air terhubung dari ujung atap hingga ke dalam tanah, dan ujung talang air langsung menembus dinding sumur resapan. Dengan demikian, dari atap akan langsung dialirkan ke dalam sumur resapan.

• Di dalam sumur resapan, air hujan akan ditampung sehingga memiliki waktu tinggal yang cukup lama untuk nantinya perlahan terserap ke rongga-rongga tanah.

• Bila ketinggian air sudah mencapai batas penuh tertentu, kelebihan air akan mengalir melalui celah ke saluran limpahan. ketinggian saluran limpahan harus lebih rendah dari ketinggian daya tampung sumur resapan, untuk mencegah air limpahan masuk kembali ke sumur resapan

Membuat Lubang Biopori

Cara yang juga sudah cukup familier bagi beberapa orang adalah dengan membuat lubang biopori. lubang biopori adalah celah vertikal ke dalam tanah dengan diameter 10 cm dan kedalaman 100 cm (tidak melampaui permukaan air tanah). lubang biopori menjadi alternatif tepat bagi hunian denga pekarangan yang terlalu kecil untuk ditanamkan sumur resapan. karena ukurannya kecil, pada satu pekarangan anda dapat membuat banyak lubang biopori sekaligus. konsep kerja lubang biopori adalah sebagai berikut.

• lubang biopori diisi dengan sampah organik (sampah dapur dan dedaunan).

• seiring berjalannya waktu, sampah organik akan melapuk.

• sisa sampah organik akan memancing berbagai fauna tanah dan akar tanaman lain untuk membuat rongga-rongga menuju lubang biopori tersebut.

• ketika air hujan masuk ke dalam lubang biopori, air akan lebih mudah diserap tanah melalui ronggarongga tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *