Categories
News

Jaksa Agung: Kejaksaan dan KPK Bisa Saling Melengkapi

JAKARTA – Kejaksaan Agung Negara Republik Indonesia memastikan tidak akan ada tumpang-tindih kejaksaan dengan Komisi Pemberantasan Korupsi dalam penanganan kasus korupsi. “Tidak akan tumpangtindih. Justru akan saling melengkapi, saling memberi dan menerima,” kata Jaksa Agung M. Prasetyo di Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, kemarin. Prasetyo menilai KPK dan Kejaksaan memiliki kelebihan dan keterbatasan yang berbeda. Ia menuturkan, KPK memiliki keunggulan di sisi kewenangan dan biaya operasional.

Namun lembaga antirasuah itu memiliki keterbatasan dari sisi jumlah personel dan jaringan. “Sementara kami memiliki pengalaman dan memiliki personel serta jaringan yang lebih luas,” ujar dia. Kemarin, Prasetyo melantik 38 jaksa agung muda pidana khusus (jampidsus). Rencananya, puluhan jaksa itu akan ditugaskan di Satuan Tugas Khusus Penanganan dan Penyelesaian Perkara Tindak Pidana Korupsi (Satgassus P3TPK). Ke depan, Satgassus P3TPK akan berkoordinasi dengan KPK untuk mengatur soal teknis dan mekanisme kerja dalam ker

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *