Duit Elektronik bag4

Bagaimana kita mau mengalihbahasakan istilah e-money? Pengertian uang elektronik tentu sudah betul, tapi bagaimana dengan singkatan atawa kependekannya? Kalau ingat bagaimana mall menjadi mal sahaja, sangatlah dimohonkan agar jangan sampai e-money menjadi imani—tapi apakah itu berarti ungel sebagai kependekan uang elektronik lebih baik? Karena tidak mungkin juga menjadi unik, sedangkan jika ”taat asas” maka besar kemungkinan akan disebut uel. Namun mereka yang suka bermukim di dapur tidak mustahil mengusulkan kata ulek.

Ini menjadi persoalan kebahasaan, tentu, karena kedua bentuk uang ini samasama hadir di dunia ini. Uang tanpa bentuk yang nilainya sama itu harus diberi nama yang membedakannya dengan uang kertas, seperti ada surel di samping surat kertas. Terjemahannya memang sudah ada, meskipun belum masuk kamus, tapi kependekannya belum ada, belum hadir, meskipun tampaknya—kecuali dalam kasus saya tadi—tidak menimbulkan kekacauan apa-apa.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *