Desain Rumah dengan Sumur Celengan Air dan Dilengkapi Dengan Genset dari Surabaya

Zeky mengatakan, untuk kondisi tanah normal yang mengandung pasir, satu sistem Konata dapat menyerap air sekitar 30-35 kubik, sedangkan tanah lempung hanya bisa menampung 5 kubik air. Namun, Konata tidak dianjurkan diletakkan di tanah bekas urukan. Hal ini dikhawatirkan akan mengakibatkan kelongsoran. Tapi Zeky mengingatkan untuk tidak khawatir, karena para pakar Konata telah meletakkan buis beton pada bagian atas Konata untuk mencegah tandon tabung silinder dari kerusakan.

Selain sumur sebagai sumber cadangan air, tentunya ada pula sumber cadanga listrik yaitu genset. Harga genset murah bisa dibeli melalui Distributor Jual genset di Surabaya yang memberikan diskon harga.

“Buis beton ini akan membantu dari kelongsoran tanah, namun bahan tabung silinder sebenarnya sudah cukup kuat menahan tekanan tanah,” ujar Pung lagi. Tabung silinder ini terbuat dari bahan High Density Polyethylene (HDPE), namun ada pula yang menggunakan bahan Poly Vinly Chlorine (PVC). Menurut Zeky, kedua bahan tersebut mampu menahan tekanan tanah, sehingga cukup kuat diletakkan di tanah yang rawan longsor.

dapat diletakkan di Mana Saja Keuntungan lainnya dari penggunaan sistem Konata ini adalah ia dapat diletakkan di mana saja. Namun untuk mencegah banjir, sebaiknya Konata diletakkan di titik-titik yang sering terjadi genangan air atau rawan banjir. Jadi ketika banjir melanda, dan debit air membludak, air akan masuk ke dalam tabung silinder.

Tandon Konata pun dapat ditempatkan di taman atau pekarangan, karena akan memberikan kemudahan bagi tumbuhan yang ada disekitarnya dalam menyerap air tanah, sehingga akan menyuburkan tanaman. Bagian atas Konata yang terbuat dari buis beton juga akan melindungi tandon dari anak-anak atau dari sampah-sampah yang menghambat masuknya air ke dalam tandon. Buis beton ini mampu menahan beban hingga 2,5 ton, sehingga aman diletakkan di jalan raya kompleks perumahan.

Namun, Pung menyarankan sebaiknya peletakan tandon Konata tidak berdekatan dengan sumber air bersih karena untuk mencegah terjadinya longsor. Mudah Perawatan Merawat sistem ini terbilang mudah, malah bisa dibilang minim perawatan. Cukup menjaga kebiasaan hidup bersih dengan tidak memasukkan sesuatu ke dalam tandon Konata karena sampah atau benda asing yang masuk dapat menyumbat penyebaran air ke dalam tanah.

Pung mengatakan, sistem Konata semata-mata mengandalkan kemampuan tanah dalam menyerap air. Bila terdapat endapan, butuh waktu yang sangat lama bagi tandon Konata untuk memenuhi sumur. Tak sekedar mengembalikan air ke dalam tanah, sistem ini juga mampu mengurangi masalah yang disebabkan oleh air. Memang harga sistem ini boleh dibilang menguras kantong—harganya Rp5.500.000-Rp6.000.000 (termasuk biaya pemasangan dan tukang)—namun ini akan sangat bermanfaat. Bayangkan, saat yang lain dilanda kekeringan, Anda masih punya celengan air, yang siap “dipecahkan”!

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *