Cakalang Woku ala Catering Jakarta. Hidangan Indonesia selalu disebut-sebut sulit disajikan cantik. Siapa bilang? Woku cumi dan ayam ini bisa, kok, ditata indah dan menarik. Betul, kan? Dengan resep yang sama, Anda bisa mengganti cakalang dengan 5 buah paha ayam fillet yang digulung dan cumi. Dari hidangan sehari hari, mari kita lihat cara menata yang cantik dan indah seperti tatanan para pakar. Cantik sekali bukan?

BAHAN: 2 ekor cakalang segar, potong 4 bagian 2 buah tomat, potong-potong 15 tangkai kemangi, ambil daunnya 2 lembar daun kunyit 4 lembar daun pandan, potong-potong 2 batang daun bawang, iris halus 2 sendok teh gula pasir 1.500 ml air 4 sendok teh garam

BUMBU HALUS: 8 butir kemiri, sangrai 12 butir bawang merah 4 buah cabai rawit merah 2 cm kunyit, bakar 2 buah cabai merah keriting 1 cm jahe

CARA MEMBUAT: 1. Lumuri ikan pakai 1 sendok makan air jeruk nipis dan 1 sendok teh garam. Diamkan 15 menit. 2. Goreng di atas api besar asal kecokelatan. 3. Rebus air, daun pandan, tomat, daun kunyit, daun bawang, kemangi, dan bumbu halus hingga terlihat mendidih dan tercium bau harum. 4. Masukkan ikan. Kecilkan api. Masak sampai matang dan meresap.

Rempeyek Keras Dan Tebal Mengapa rempeyek yang dibuat keras dan tebal? PENYEBAB: • Adonan terlalu kental • Adonan dituang di atas minyak di tengah wajan • Proses penggorengan tidak menggunakan wajan yang cekung. • Proses penggorengan menggunakan api terlalu kecil CARA MENGATASI: • Encerkan adonan sampai betul-betul encer sehingga ketika dituang, adonan akan mengalir dan menyebar menjadi tipis. • Wajan penggorengan harus cekung. Dinding pinggir wajan itu yang digunakan untuk menuang adonan. • Tuang adonan di pinggir wajan sehingga mengalir dan melebar. Siram-siram dengan minyak sampai rempeyek terlepas. Lanjutkan menggoreng hingga matang. • Proses menggoreng dilakukan di dalam minyak panas sedang supaya rempeyek merekah dan menipis.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *